Sebelum Berumah dalam Rahim
via http://www.thebeautifulengland.com/wp-content/uploads/2013/01/Beautiful-homes-in-England-7.jpg Bendera putih yang diikat pada sebilah bambu itu dipancangkan di depan rumah, menghiasi gerbang yang kini terbuka lebar. Tidak seperti biasanya yang terkunci erat bersamaan dengan gembok yang mulai berkarat. Kali ini, gerbang dibuka lebar, menerima para tamu yang meluangkan waktu untuk mengucap bela sungkawa. Orang-orang kemudian berkata; dengan bunyi-bunyian menghibur bahwa kematian adalah takdir. Setiap orang yang datang akan pergi, setiap yang pergi akan kembali, begitulah mereka berucap. Pada catatan Tuhan yang Manunggal, telah termanuskrip dengan baik skrip yang harus dijalani oleh tiap manusia. Jauh sebelum manusia lahir, Allah telah menuliskan takdir setiap umatnya yang lahir ke dunia tanpa terkecuali. Setiap yang lahir akan hidup dan berjuang – entah lebih banyak berduka atau bersuka cita. Hanya satu hal yang kemudian bergeliat dalam benakku, t...