Posts

Showing posts with the label Media

Pentingnya Pemahaman Kode Etik oleh Pekerja di Bidang Komunikasi

Kode etik profesi juga diterapkan di bidang komunikasi. Komunikasi yang dimaksud di sini adalah komunikasi massa – artinya berhubungan dengan massa (publik). Dalam hal ini beberapa profesi yang mencakup bidang komunikasi adalah Jurnalis, Humas, pekerja iklan, dan lain sebagainya. Tiap profesi memiliki kode etik-nya masing-masing sesuai dengan peran-peran yang dijalankan. Pemahaman para pelaksana profesi komunikasi terhadap kode etik tentu menjadi hal yang penting. Mengapa begitu? Sebab pola interaksi yang dilakukan oleh para pelaksana profesi di bidang komunikasi berhubungan langsung dengan masyarakat. Sesuai dengan terma komunikasi itu sendiri, komunikasi merupakan proses pertukaran makna informasi melalui suatu media tertentu. Proses komunikasi sendiri terjadi ketika komunikator menyampaikan pesan kepada komunikan. Proses komunikasi atau penyampaian pesan ini sifatnya bisa linear (satu arah), interaksional maupun transaksional. [1] Harold Lasswell dalam karyannya, The Structure...

Instagram sebagai Ajang Eksistensi Anak Muda Masa Kini

Image
“Media Sosial dan Budaya Kaum Muda”              Berpuluh-puluh tahun silam, sebelum internet menginvasi dunia dan menjadi salah satu aspek kebutuhan manusia, masyarakat melakukan eksistensi dengan melakukan berbagai interaksi sosial. Interaksi itu dilakukan secara langsung pada proses pengenalan jati diri di berbagai komunitas. Masyarakat pada masa itu melakukan interaksi sosial dengan teman-teman yang ditemuinya secara nyata. Popularitas pun didapatkan dari bagaimana orang tersebut berusaha tampil di depan khalayak umum. Kini, dengan adanya perkembangan teknologi, eksistensi dilakukan dengan menggunakan internet. Berbagai media sosial seperti facebook, twitter , blog , akun youtube sampai instagram menjadi ajang eksistensi anak muda masa kini.             Kemajuan teknologilah yang kemudian membuat segala sesuatunya menjadi mungkin. Internet, sebagai salah kem...

[Review] Semua Orang Bicara tentang Tuhan di Planet Ini

Image
Lingkungan sosial akan mempengaruhi manusia dalam berperilaku dan berpikir. Hal ini dikarenakan seseorang sebagai komunikan sekaligus komunikator akan menerima dan memproses pesan-pesan yang berada di sekitarnya (lingkungan sosial). Pesan-pesan ini dapat ia terima melalui interaksi sosial secara langsung maupun tidak langsung. Ada banyak faktor sosial yang dapat mempengaruhi perilaku, khususnya pada psikologi. Faktor sosial tersebut bisa berupa bentuk kultural, bentuk interaksi, bentuk moral yang digunakan, maupun kepercayaan sistem sosial pada komunitas tertentu. Sepertinya halnya dalam film PK (baca: Pekay), seseorang mulai mengadaptasi sistem kultural setempat agar dapat diterima oleh masyarakat sekitar. Sebutlah orang itu Pekay, yang notabene adalah “alien” di bumi dan mengaku sebagai astronot. Ia tak bernama. Baru di bumi, orang-orang memanggilnya pekay (mabuk). Pekay adalah manusia yang hidup di planet lain dengan peradaban dan kultur yang berbeda jauh dari bumi. Di bu...

[Kolom] Sepetak Lahan Kriminalisasi

Image
via sekolahbersama.org Sarijo tidak menyangka jika dirinya dituduh sebagai provokator dalam keributan konsultasi publik pembangunan Bandara di Gunung Kidul.  Saat  melihat kemarahan warga yang ingin menerobos Balai Desa, ia langsung maju ke depan untuk menahan warga. Tindakannya saat itu hanya diniatkan untuk meredamkan amarah warga. Akan tetapi, suara riuh keributan terdengar di belakang barisan warga sehingga warga pun tetap terprovokasi menyegel Balai Desa. Sarijo yang tidak mengetahui apapun mengenai provokasi tersebut akhirnya digelandang oleh kepolisian. Ia dianggap telah melakukan pelanggaran terhadap pasal 160 KUHP.                          Pelaporan Sarijo sendiri tidak jelas siapa yang melakukan. Pihak kepolisian berdalih tidak ingin mengungkapkan identitas pelapor semata-mata karena ingin melindungi saksi. Di satu sisi, tidak adanya kejelasa...

Menggugah Empati Masyarakat kepada Korban Kekerasan

“Sebagai Kota Budaya, Yogyakarta seharusnya bisa lebih santun memperlakukan perempuan,” ujar Budi Wahyuni, Minggu (10/05). Ketua PKBI itu melontarkan pernyataan sikapnya dalam acara Malam Solidaritas di Titik Kilometer Nol Yogyakarta.  Acara bertajuk “ Tribute to Our Sisters ” tersebut adalah satu dari serangkaian aksi dalam gerakan Jogja Ilang Rasa. Gerakan itu adalah bentuk kritik atas menurunnya sikap solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, khususnya korban kekerasan seksual dalam sepekan terakhir. “Dua kasus kekerasan seksual yang menimpa SA dan EM sangat memprihatinkan. Padahal, Yogyakarta seharusnya berhati nyaman untuk perempuan,” ujar Chandra, perwakilan Jaringan Perlindungan Perempuan Rumah Tangga (JPPRT). Menanggapi kasus kekerasan pada perempuan, Alissa Wahid dalam orasinya mengatakan bahwa perempuan memang rentan menerima penindasan.  Hal tersebut dikarenakan mereka dianggap lemah dan tidak memiliki hak. “Perempuan, bahkan di ruang yang sangat privat semakin...

Trend Fashion Anak Muda dalam Musik

Image
            Membicarakan musik tidak akan pernah terlepas dari sebuah dinamika gaya hidup. Sebagai bagian dari entitas budaya, musik memberikan peran dalam menumbuhkan gaya hidup. Gaya hidup yang dimaksud di sini sangatlah beragam, baik berupa ideologi, penciptaan makna, sampai gaya berpenampilan. Semua itu berjalan beriringan sebagai sebuah efek dari dinamika perkembangan budaya melalui media. Perwujudan musik dengan berbagai medium adalah bentuk kebudayaan. Paul Willis berpendapat bahwa kebudayaan adalah sebuah kategori yang aneh dan begitu luas. Begitu juga ketika kita berbicara mengenai musik sebagai komponen dari budaya. Musik adalah sesuatu hal yang aneh dan perkembangannya tiada kematian. Perkembangan musik itu sendiri selalu dibarengi dengan keunikan-keunikan yang ibarat teori alam semestra – tidak berbatas. Berbagai macam genre dan jenis musik kini terus bermunculan dengan ekspresi yang  unik   ...